Pulang sendirian malam hari: kebiasaan yang tepat
Sebagian besar perjalanan pulang malam berjalan lancar. Beberapa kebiasaan sederhana sudah cukup agar yang berjalan buruk menjadi lebih singkat, dan agar ada orang yang tahu di mana Anda berada.
Sebelum berangkat
- Isi daya ponsel Anda, atau bawa baterai cadangan kecil. Ponsel yang mati tidak berguna.
- Beri tahu seseorang: jam Anda berangkat, jalan yang Anda lalui, dan kirim pesan saat tiba.
- Pilih rute Anda: lebih panjang tetapi terang dan ramai lebih baik daripada pendek tetapi sepi.
- Siapkan cara lain untuk pulang: sedikit uang, aplikasi taksi, nomor kerabat yang bisa menjemput Anda.
Berjalan kaki
- Berjalanlah dengan langkah mantap, kepala tegak, ponsel disimpan.
- Pakai satu earphone saja, volume kecil: Anda harus bisa mendengar apa yang terjadi di sekitar Anda.
- Siapkan kunci di tangan sebelum sampai di pintu rumah.
- Jika merasa diikuti: menyeberanglah, ubah arah, masuk ke tempat yang buka. Lihat panduan kami diserang atau diancam di jalan.
Di transportasi umum
- Duduklah dekat pengemudi atau di gerbong yang ramai.
- Di beberapa kota, bus malam memungkinkan turun di antara dua halte, sedekat mungkin dengan rumah: tanyakan kepada penyedia layanan transportasi Anda.
- Jika seorang penumpang mengganggu Anda: pindah tempat duduk, beri tahu pengemudi atau petugas, dan laporkan lewat saluran pengaduan layanan transportasi Anda.
Di taksi atau taksi online
- Periksa pelat nomor, model mobil, dan nama pengemudi sebelum naik.
- Duduklah di belakang, dan bagikan perjalanan Anda kepada kerabat lewat aplikasi.
- Jika rute terasa janggal, minta turun di tempat yang ramai.
Jika ada yang tidak beres
Hubungi polisi atau nomor darurat negara Anda (112 di Eropa). Jika berbicara berbahaya, gunakan layanan darurat lewat SMS atau aplikasi bila tersedia di negara Anda. Dan jangan tetap sendirian: toko yang buka, lobi hotel, apotek yang buka malam adalah tempat berlindung.
Panduan lainnya
SOSBY, saat berbicara tidak memungkinkan
← Kembali ke beranda
Tekan tombol daya tujuh kali dengan ponsel tetap di saku: orang-orang terdekat Anda menerima lokasi, foto, dan suara selama peringatan berlangsung, lalu dengan satu ketukan mereka dapat menghubungi pihak darurat. Kenali SOSBY